omyosa
April 1, 2009 9:46 PM
KHASIAT PRODUK : BLACK CUMIN (HABATUSSAUDA)
Apa saja khasiatnya?
Satu ulasan ilmu kedokteran menampilkan bahwa Habbatussauda mengandung lebih dari 100 unsur penting yang dibutuhkan untuk kesehatan manusia antara lain :
1. Anti inflamasi, mengobati perih dan radang tenggorokan.
2. Anti Artritic, mengobati reumatik.
3. Anti Analgesic, mengobati sakit gigi dan sakit kepala (migran).
4. Aktivitas hormon mengatur haid dan meningkatkan aliran susu.
5. Antiseptic, mengobati bau mulut.
6. Antiphyretic, menurunkan demam
7. Antivirus, mengobati flu dan penyakit lain yang disebabkan oleh virus (Thypus,DBD, Hepatitis, HIV/AIDS, Flu Burung, dsb.)
8. Dematology, mengobati jerawat dan eksim.
9. Urinary tract, mengobati saluran kemih dan batu ginjal.
10. Sistem kekebalan, meningkatkan daya tahan tubuh (antibody) untuk menangkal penyakit.
11. Gastro intestinal tract, mengobati mabuk, diare, kejang, konstipasi dan empedu.
12. Mengobati penyakit asam lambung (maag).
13. Sistem sirkulasi, meningkatkan kerja jantung.
14. Nematocidal, membasmi cacing pita.
15. Respiratory tract, mengobati sesak nafas (asma).
Dan menurut pengalaman para konsumen yang secara rutin mengkonsumsi Habbatussauda ditemukan khasiatnya antara lain mengobati darah tinggi, gula darah, darah rendah, diabetes, paru-paru, sakit dada yang kronis, kanker dan tumor, menyegarkan tubuh yang lesu, mandul, keputihan, menstabilkan hormon endocrine yang menguatkan syahwat, berbagai penyakit kulit gastrik, melancarkan pencernaan, mengatasi stress, sulit tidur (insomnia), menurunkan kolestrol, stroke, lumpuh sebelah, luka di hati, pencegahan dan kimotripi kanker dan tumor, TBC asam urat, batuk menyegarkan dan menetralisir halusinasi pengaruh obat-obatan, menghancurkan lemak yang berlebihan, menghaluskan dan mengencangkan kulit, baik untuk wanita sehabis melahirkan maupun mencegah infeksi sebelum dan sesudah operasi, mengencangkan otot—otot yang lentur dari dalam, pra-monopause, jantung, bengkak-bengkak, mencegah pendarahan, sakit menjelang dan waktu haid, pegal-pegal, neurosis (sakit jiwa ringan), anemia, epilepsi, dan bawasir.
Para Dokter dan Ilmuwan lainnya mengakui kemajuan habatussauda setelah uji klinis dan empiris, diantaranya:
• Prof Dr.Hilbert Wanger (German)
• Dr. Stanley Kopok (USA)
• Dr. Tajul Aris Yang (Malaysia)
Khasiat Habatussauda, insya Alloh ;
• Menguatkan sistem kekebalan tubuh
• Menjaga dan meningkatkan stamina
• Anti zat-zat penyebab tumor dan kanker
• Baik untuk penderita reumatik,asam urat dan stroke
• Meningkatkan fungsi otak (konsentrasi, daya ingat dan kecerdasan)
• Baik untuk penderita Maag,ginjal,liver dan jantung
• Baik untuk penderita paru-paru kronis,TBC,Asthma
• Meningkatkan produksi dan kualitas ASI
• Meningkatkan reproduksi dan kualitas sperma
• Merawat kecantikan kulit,rambut dan kuku
• Memacu pertumbuhan rambut dan mencegah kerontokan rambut
• Menyembuhkan luka kulit; flek, jerawat,luka radang
• Menstabilkan tekanan darah,kadar gula dan kolesterol dalam darah
• Membantu penderita penyakit lainnya seperti: demam,radang tenggorokan,batuk pilek, insomnia,migrain,anemia,gangguan lambung,batu ginjal, diabetes, ambeian, alergi dll.
Nigella sativa itulah nama latinnya. Bentuknya berupa biji kecil-kecil berwarna hitam makanya orang arab menamakannya habbatus sauda yang berarti biji hitam. Biji yang kecil ini ternyata subhanallah mengandung berbagai zat yang sangat diperlukan oleh tubuh. Bahkan pada penelitian terakhir disebutkan kalau biji hitam ini mampu meningkatkan sistem imun tubuh, jadi bagi pengkonsumsinya akan jarang sakit.
Kandungan habbatus sauda :
Monosaccharide glukosa, xylosa, polysaccharide, asam lemak tak jenuh (unsaturated essential fatty acids, EFA). EFA tidak bisa dihasilkan oleh badan kita oleh karena itu sumber utamanya ialah dari makanan. Juga ada asam amino yang membentuk protein, karotene yaitu sumber vitamin A, kalsium, zat besi, dsb.
Menurut beberapa hasil penelitian lainnya, Habbatus Sauda` memiliki khasiat -dengan izin Allah :
1. Menguatkan imunitas system pada diri manusia.
2. Melawan & menghancurkan sel-sel kanker/tumor.
3. Mengobati reumatik, peradangan serta infeksi.
4. Menghentikan dan menyembuhkan penyakit pilek.
5. Jika digoreng & dibakar kemudian dicium terus-menerus dapat
mengeliminasi gas (dalam) perut.
6. Membunuh cacing-cacing parasit jika dimakan sebelum makan pagi dan jika diletakkan di atas perut dari bagian luar sebagai aromaspa atau luluran.
7. Minyaknya bermanfaat untuk menyembuhkan gigitan ular, juga bengkak di dubur dan tahi lalat.
8. Menghilangkan sesak nafas & sejenis kesulitan nafas, melonggarkan penyumbatan akibat dahak.
9. Melancarkan haidh yang tersendat.
10. Jika dibalutkan, bermanfaat untuk menyembuhkan pusing yg parah.
11. Apabila dimasak dengan cuka bersama kayu pinus dan kemudian dibuat untuk berkumur, maka hal itu akan menghilangkan sakit gigi yang disebabkan sensitifitas terhadap dingin.
12. Jika diminum, biji ini akan melancarkan kencing, haidh dan ASI.
13. Menyembuhkan gigitan Laba-laba.
14. Bila dibakar, asapnya dapat mengusir serangga.
15. Menghilangkan sendawa asam yang berasal dari dahak dan melancholia (gangguan yang disebabkan kesedihan yang terus-menerus/depresi sehingga merusak bagian empedu).
16. Menghilangkan Kusta (lepra).
17. Menghilangkan demam Quartan (yakni demam yang menyerang manusia selama sehari kemudian mereda selama 2 hari kemudian menyerang lagi ketika hari ke-4).
18. Jika ditumbuk dan dibuat adonan dengan madu dan air hangat dapat menghancurkan batu yang muncul dalam ginjal dan kandung kemih serta sifat diuretic (memperlancar air seni).
19. Apabila digoreng dan dicium terus-menerus dan dicampur dengan cuka dapat menyembuhkan jerawat dan kudis serta menghilangkan peradangan yang lebih kronis dari jerawat (tumor).
20. Jika digoreng tanpa minyak dan ditumbuk serta dicampur dengan minyak zaitun kemudian diteteskan ke dalam hidung 3 tetes akan menyembuhkan gejala pilek yang disertai bersin-bersin.
21. Jika dibakar dan dicampur dengan lilin dan minyak inai/henna atau minyak bunga iris serta dibalurkan pada borok-borok/koreng yang keluar di betis setelah dibersihkan dengan cuka, maka akan dapat menghilangkannya.
22. Bermanfaat untuk menyembuhkan bekas gigitan anjing (Rabies) dan aman dari kematian akibat rabies.
23. Jika dihirup akan bermanfaat bagi hemiplegia (semiparalysis/lumpuh separuh).
24. Jika enzoat (celak persia) dicampur dengan air & dibalurkan ke lingkaran dubur (lobang dubur/anus) dan juga diminum dengan dosis sekitar 25 gr akan menyembuhkan Bawasir.
25. Jika disedot melalui hidung akan bermanfaat menghentikan air yang keluar pada mata.
26. Jika 2 sdt habbatus sauda direbus dengan air 2 gelas lalu ditambah madu akan mendinginkan perut yang panas karena asam lambung.
Sebagai kesimpulan bahwa kandungan dan khasiat Habbatussauda yang sangat mengagumkan tak lepas dari Maha Kasih Sayang Allah SWT, sebagaimana diterangkan bahwa ”setiap penyakit ada obatnya“. Dengan menggali Sunnah Rasulullah SAW, lalu berikhtiar berobat dan bertawakal kepada Allah SWT, Insya Allah segala penyakit yang kita derita akan sembuh.
Adakah Hadits yang mengulas tentang Habbatussauda ini?
"Tetaplah kamu berobat dengan Habbatussauda, karena sesungguhnya di dalamnya mengandung bahan penyembuh bagi setiap penyakit kecuali mati". (HR Al-Bukhari)
Terdapat sebanyak 14 Hadis Shahih tentang kehebatan dan kelebihan Habbatussauda diantaranya :
Artinya : "Sesungguhnya, al-Habbatus al-Sawda' dapat menyembuhkan segala macam penyakit, kecuali As-sam." Saya bertanya: "Apakah as-sam itu ?" Baginda menjawab : 'As-sam yaitu maut !" ( Riwayat Bukhari )
Didalam kitab Shahih Bukhari Muslim, Abu Hurairah r.a. berkata bahwa dia pernah mendengar Rasullah S.A.W. bersabda sebagai berikut :
Artinya : "Tetaplah dengan al-Habbah al-Sawda" karena sesungguhnya ia mengandung obat bagi segala penyakit, kecuali as-sam atau mati."
Artinya : "Daripada Abu Hurairah r.a katanya, Rasullah S.A.W telah bersabda : 'Pada al-Habbah al-Sawda' terdapat obat bagi segala penyakit, kecuali as-sam."
Hadist ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Muslim, Bukhari dan Ibnu Majah. Dan hadis ini tercantum dalam himpunan hadist-hadist sahih nomer 857.
Terima kasih
Jumat, 20 November 2009
270 Ribu Penduduk Tertular HIV/AIDS
Kamis, 12 November 2009 | 15:17 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief menyatakan, pada 2009 ini diperkirakan 270.000 penduduk Indonesia tertular HIV/AIDS.Hal tersebut disampaikanya pada konferensi pers "Menyambut Pekan Kondom Nasional (PKN) 2009" di Jakarta, Kamis (12/12). Data tersebut didapatkan Sugiri dari Departemen Kesehatan.
"Kelompok usia 15-49 tahun merupakan populasi rawan tertular HIV/AIDS. Namun, lebih dari 50 persen terjadi pada kelompok usia 15-29 tahun," katanya.
Menurutnya, estimasi ini meningkat dibandingkan tahun 2006 yang hanya mencapai 193.000 penduduk tertular HIV/AIDS. Senada dengan BKKBN, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nasional Nafsiah Mboi menjelaskan, peningkatan estimasi tersebut disebabkan perilaku seks berisiko yang dilakukan oleh masyarakat.
Nafsiah menegaskan, perilaku seks beresiko dapat terjadi pada pasangan suami istri dan pasangan bukan suami istri. Dikatakanya, alat paling mutakhir untuk mencegah penularan tersebut dengan kondom.
Nafsiah mengatakan, tingkat penggunaan kondom di Indonesia sangat minim, apalagi penggunaan kondom perempuan. "Sosialisasi PKN 2009 ini juga ditujukan untuk mengenalkan kondom untuk perempuan," tuturnya.
Menurutnya, perempuan saat ini menjadi target kampanye kondom karena perempuan berhak melindungi dirinya dan keturunanya dari penularan HIV/AIDS. Selain itu, penggunaan kondom oleh laki-laki di Indonesia cenderung stagnan, hanya sekitar 1,3 persen.
Nafidah mengharapkan, peran serta BKKBN untuk ikut mensosialisasikan kondom sebagai dual protection keluarga. Diharapkanya, BKKBN ikut serta untuk mengampanyekan kondom sebagai alat KB sekaligus pencegahan HIV/AIDS.
Editor: acandra
Sumber : Ant
HIV/AIDS Masih Sulit Dikendalikan
Kamis, 12 November 2009 | 21:58 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus HIV/AIDS terus meningkat dan masih sulit dikendalikan. Hal itu dikemukakan Deputi Sekretaris Bidang Pengembangan Program Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN), Kemal Siregar dalam jumpa pers sosialisasi Peringatan Hari AIDS Se-Dunia yang diselenggarakan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Kamis (12/11).Deputi Sekretaris Bidang Pengembangan Program Komisi Penanggulang an AIDS Nasional (KPAN), Kemal Siregar mengatakan, prevalensi HIV sebesar 0,18 persen dari populasi, tetapi epidemi HIV yang bersifat multidimensi sudah meningkat sampai pada tingkat terkonsentrasi yakni prevalensi HIV sudah melebihi 5 persen pada populasi kunci yang rawan tertular HIV yakni perempuan pekerja seks pengguna narkoba suntik, warga binaan lembaga pemasyarakatan, lelaki seks dengan lelaki.
Jumlah kasus AIDS sendiri, berdasarkan data Departemen Kesehatan, meningkat selama lima tahun terakhir. Kasus meningkat delapan kali lipat yakni dari 2.684 kasus pada tahun 2004 menjadi 17.699 kasus pada pertengahan 2009.
Sekretaris Jenderal IAKMI, Syahrul Aminullah mengatakan, peningkatan epidemi demikian akan menyebabkan beban sosial dan ekonomi. "Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen politik yang kuat untuk menahan kasus laju HIV/AIDS, termasuk kegiatan promotif dan preventif. Ini untuk menyelamatkan generasi penerus," ujarnya.
Kecenderungan
Kemal mengatakan, salah satu kecenderungan epidemi HIV/AIDS ke depan ialah peningkatan jumlah infeksi baru pada seluruh kelompok lelaki berhubungan seks dengan lelaki. Prevalensi HIV/AIDS di kalangan LSL mencapai 5,2 persen berdasarkan Hasil Surveilans Terpadu HIV dan Perilaku tahun 2007 dan diproyeksikan terus meningkat. Diperkirakan jumlah gay, waria dan LSL sekitar 700.000 orang.
Kemal mengatakan, dibandingkan dengan prevelansi di kalangan perempuan pekerja seksual secara langsung (10,4 persen), waria (24,4 persen), dan pengguna narkoba suntik (52,4 persen) memang lebih kecil. Namun, kelompok tersebut bersi fat tertutup sehingga cakupan program kurang maksimal yakni hanya 9 persen dan rawan meningkat.
Sedangkan, di populasi kunci lain seperti di pengguna narkoba suntik sudah mencapai 30 persen dan pekerja seksual sekitar 50 persen. Padahal, idealnya cakupan program mencapai 80 persen sehingga masih terdapat kesenjangan besar. Terlebih lagi, cara berhubungan seksual lelaki dengan lelaki berisiko besar terhadap infeksi HIV/AIDS karena peluang terjadinya perlukaan juga lebih besar.
"Untuk mengantisipasi peningkatan kasus di kalangan kunci LSL tidak mudah karena mereka cenderung tertutup sehingga intervensinya melalui aktifis dari kalangan mereka sendiri," ujarnya. Untuk meningkatkan cakupan LSL yang masih rendah itu, ke depan direncanakan program komprehsif. Program tersebut dirumuskan dan diselenggarakan secara aktif melibatkan populasi tersebut.
INE
Editor: made
Langganan:
Komentar (Atom)


